Psikologi Klinis

January 4, 2010 Comments off

PSIKOLOGI KLINIS


Dilihat dari sejarahnya, psikologi klinis kemungkinan besar merupakan wacana psikologi yang paling tua dan sekaligus merupakan akar wacana psikologi pada umumnya.

Psikologi klinis terbagi menjadi dua cabang, yaitu psikologi kesehatan dan psikologi medis. Psikologi kesehatan menekankan kinerjanya pada upaya membentuk perilaku sehat pada masyarakat dengan mengacu pada falsafah dasar positif yang bersifat preventif. Sedangkan psikologi klinis mengarah perhatiannya pada penerapan psikologi pada setting praktis medis.

Psikologi klinis adalah suatu bagian yang kegiatannya melakukan penelitian terhadap perilaku manusia, menerapkan hasil penelitian tersebut dan melakukan assessment.

Psikologi klinis menggunakan konsep-konsep psikologi abnormal, psikologi perkembangan, psikopatologi dan psikologi kepribadian serta prinsip-prinsip dalam assesment dan intervensi untuk dapat memahami masalah-masalah psikologis, gangguan penyesuaian diri dan tingkah laku abnormal.

Psikologi klinis memiliki peranan dalam memahami, mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. Singkatnya, psikologi klinis memberikan bantuan pada manusia yang mengalami masalah psikologis.

Tugas utama psikologi klinis adalah menggunakan tes yang merupakan bagian integral suatu pemeriksaan klinis yang biasanya dilakukan di rumah sakit.

Psikologi Kepribadian

January 2, 2010 Comments off

PSIKOLOGI KEPRIBADIAN


Definisi Kepribadian Menurut Para Ahli

Definisi kepribadian menurut Allport => sebuah organisasi dinamis di dalam sistem psikis dan fisik individu yang menentukan karakteristik perilaku dan pikirannya secara khas.

Definisi kepribadian menurut George Kelly => kepribadian merupakan cara yang unik dari individu dalam mengartikan pengalaman-pengalaman hidupnya.

Definisi kepribadian menurut Pervin dan John => kepribadian mewakili karakteristik individu yang terdiri dari pola-pola pikiran, perasaan dan perilaku yang konsisten.

Sedangkan Sigmund Freud memandang kepribadian sebagai suatu struktur yang terdiri dari tiga sistem yaitu Id, Ego dan Super ego.

Definisi Psikologi Kepribadian

Psikologi kepribadian adalah Ilmu yang mempelajari kepribadian yang tidak ditinjau dari ilmu pengetahuan yang lain melainkan hal – hal psikologis.

Didalam wikipedia dikatakan bahwa psikologi kepribadian merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan sosial, karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya.

Psikologi Industri Organisasi

January 2, 2010 Comments off

PSIKOLOGI INDUSTRI ORGANISASI


Psikologi industri organisasi adalah suatu ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam suatu konteks organisasi, baik organisasi industri maupun organisasi nirlaba serta pengaruh timbal balik antara individu dan organisasi tempatnya berkarya. Psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi mempengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya.

Definisi psikologi industri organisasi menurut para ahli:

Guion (1983) => Psikologi industri organisasi adalah studi tentang hubungan antara manusia dengan dunia kerja. Riset terhadap manusia kemana mereka pergi, mereka bertemu dan apa yang mereka lakukan untuk memenuhi kehidupannya.

Blum dan Taylor (1968) => Psikologi industri organisasi adalah aplikasi yang simple atau pendalaman dari fakta-fakta dan prinsip-prinsip psikologis yang berkaitan dengan manusia dalam konteks bisnis dan industri.

A.S. Munandar (1994) => Psikologi industri organisasi adalah ilmu yg mempelajari perilaku manusia dalam peranannya sebagai tenaga kerja & konsumen baik secara perorangan maupun secara kelompok.

Society of Industrial and Organizational Psychology (SIOP, APA Division 4) mengartikan bahwa psikologi industri organisasi adalah study perilaku dalam organisasi dan pengaturan kerja serta penerapan metode, fakta, dan prinsip psikologi untuk individu dan kelompok dalam organisasi dan pengaturan kerja.

Fokus utama psikologi industri organisasi adalah perilaku manusia pada seting kerja (work setting).

Obyek yang dipelajari psikologi industri organisasi yakni perilaku manusia sebagai tenaga kerja & sebagai konsumen (konsumen dalam sistem) dalam interaksinya dengan organisasinya (sistemnya / merupakan bagian dari sistem dalam interaksinya dengan organisasinya).

Tujuan psikologi industri organisasi yaitu untuk kesejahteraan umat manusia. Dalam kajian dan rekomendasinya, psikologi industri organisasi harus menempatkan harkat kemanusiaan sebagai ukuran tertinggi, bukan kesejahteraan individu atau kemajuan organisasi semata-mata.

Psikologi Organisasi

January 1, 2010 Comments off

PSIKOLOGI ORGANISASI


Psikologi organisasi adalah ilmu yg mempelajari manusia dalam hubungan dengan organisasi (perilaku manusia dalam setting organisasi). Fokus study psikologi organisasi lebih ke cara pengambilan keputusan dalam suatu organisasi didasari oleh sistem, budaya, leadership dan human capital.

Semua konsep dan teori awal mulanya psikologi organisasi berasal dari psikologi sosial dan psikologi klinis (teruama pada teori-teori kepribadian). Dalam perkembangannya, psikologi organisasi disatukan dengan psikologi industri.

Psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi mempengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya. Pemahaman, penguasaan serta praktik pada psikologi organisasi dapat diterapkan pada perusahaan guna mencapai kesuksesan sebuah perusahaan dan membantu memberikan alternatif solusi terhadap pengembangan sistem industri.

Kajian psikologi organisasi lebih menekankan pada pengembangan sistem manajemen sumber daya insani seperti merancang sistem rekrutmen, seleksi dan penempatan karyawan, penilaian potensi terstruktur (assesment centre), pelatihan-pengembangan, pelatihan kinerja, sistem remunerasi hubungan industrial, dan budaya perusahaan. Tujuan layanan jasa dan ilmu tersebut dimaksudkan terutama untuk meningkatkan kesejahteraan lahir-batin dan mencapai tingkat kualitas kehidupan kerja yang optimal.

Psikologi Industri

December 31, 2009 Comments off

PSIKOLOGI INDUSTRI


Psikologi industri adalah ilmu yang mempelajari manusia dari segi kejiwaan dalam konteks kerja di industri atau perusahaan secara sistematis dan ilmiah. Psikologi industri memfokuskan pada pengembangan, evaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu.

Peran psikologi industri dalam perusahaan.

Menurut John Miner (1992), riset psikologi industri berfungsi sebagai mediator dalam hal-hal yang berorientasi pada produktivitas, sebagai mediator dalam hal-hal yang berorientasi pada pemeliharaan dan terlibat dalam proses output.

Hasil penelitian terhadap para HRD manajer menunjukkan bahwa lebih dari 50% responden mengatakan bahwa psikologi industri dan organisasi memberikan peran penting seperti pada pengembangan manajemen SDM. 30% lagi memandang hubungan industrial sebagai area kontribusi. Lainnya menyebutkan disain struktur organisai dan desain pekerjaan.

Psikologi Sosial

December 30, 2009 Comments off

PSIKOLOGI SOSIAL


Psikologi sosial merupakan ilmu pengetahuan yang menguraikan tentang kegiatan-kegiatan manusia dalam hubungannya dengan situasi-situasi sosial (pengalaman) / tingkah laku individu2 dalam hubungannya dengan situasi sosial.

Definisi psikologi sosial menurut para ahli:

Allport G => Psikologi sosial adalah suatu studi yang memahami dan menerangkan bagaimana pikiran, perasaan dan tingkah laku individu dipengaruhi oleh jangkauan, khayalan atau kehadiran orang lain bersamanya.

Mc. Grath => Psikologi sosial merukapan pengkajian saintifik berkenaan dengan tingkah laku.

Kenneth J Gergen & Mary Gergen => Psikologi sosial didefinisikan sebagai satu disiplin ilmu yang merujuk kajian sistematik ke atas hubungan interaksi sesama manusia.

Kajian eksperimental psikologi sosial berkenaan tingkah laku manusia pertama kali dijalankan di makmal University Of Indiana pada tahun 1879 oleh Norman Triplett.

Pada awal abad ke-20 terdapat dua aliran pemikiran yang mendominasi bidang psikologi sosial. Pertalam, aliran psikoanalisis yang dipelopori oleh Sigmund Freud yang menumpukan perhatian pada aspek pembelajaran dan peranan rangsangan luaran ke atas tingkah laku manusia. Pada tingkat ini, psikologi sosial mulai memperlihatkan ruang lingkupnya. Kedua, aliran behaviourisme yang diketuai oleh John.B.Watson. Aliran behaviourisme menekankan pada aspek pembelajaran dan peranan rangsangan luaran ke atas tingkah laku manusia.

Psikologi Perkembangan

December 29, 2009 Comments off

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN


Psikologi perkembangan adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang perkembangan manusia dan faktor pembentuk prilaku seseorang sejak lahir hingga akhir hayat.

Psikologi perkembangan berdasarkan periodesasi terbagi menjadi 3, yaitu psikologi perkembangan berdasarkan biologis, didaktis dan psikologis.

Psikologi perkembangan berdasarkan biologis

Yaitu psikologi perkembangan yang pembahasannya berdasarkan pada kondisi atau proses pertumbuhan biologis anak, karena pertumbuhan biologis ikut berpengaruh terhadap perkembangan kejiwaan seorang anak.

Fase pembagian psikologi perkembangan berdasarkan biologis menurut para ahli:

Kretschmer => fase perkembangan psikologi anak dibagi menjadi 4, yaitu:

1.Fullungs periode I, yaitu pada umur 0-3 tahun (keadaan anak pendek, gemuk, bersikap terbuka, mudah bergaul dan mudah didekati)

2. Stecungs periode I, rentang umur 3-7 tahun (sikap anak cenderung tertutup, sukar bergaul dan sulit didekati)

3. Fullungs periode II, yaitu pada umur 7-13 tahun (kondisi fisik anak kembali menggemuk)

4. Strecungs periode II, pada umur 13-12 tahun (kondisi fisik anak kembali langsing)

Aristoteles => fase perkembangan psikologi anak dibagi menjadi 4, yaitu:

1. Fase I, usia 0-7 tahun disebut masa anak kecil (kegiatan pada fase ini hanya bermain)

2. Fase II, usia 7-14 tahun disebut masa sekolah (anak mulai belajar di sekolah dasar)

3. Fase III, usia 14-21 tahun disebut masa remaja atau pubertas (masa peralihan dari anak menjadi dewasa)

Sigmund Freued => fase perkembangan psikologi anak dibagi menjadi 6, yaitu:

1. Fase Oral, usia 1-2 tahun, mulut merupakan central pokok keaktifan yang dinamis.

2. Fase Anal, usia 1-3 tahun, dorongan dan tahanan berpusat pada alat pembuangan kotoran.

3. Fase Falis, usia 3-5 tahun, alat2 kelamin merupakan daerah organ paling perasa.

4. Fase Latent, usia 5-12 tahun, impuls2 cenderung berada pada kondisi tertekan.

5. Fase Pubertas, usia 12-20 tahun, impuls2 kembali menonjol.

6. Fase Genital, usia 20 tahun keatas, seseorang telah sampai pada fase dewasa.

Psikologi perkembangan berdasarkan didaktis

Yaitu psikologi perkembangan yang pembahasan periodesasinya berdasarkan segi keperluan/materi yang tepat diberikan kepada anak didik pada masa2 tertentu.

Fase pembagian psikologi perkembangan berdasarkan didaktis menurut para ahli:

Komensky (Joann Amos Comenilus) => Fase psikologi perkembangan anak dibagi 4 tahap.

1. Sekolah ibu, 0-6 tahun, anak mengembangkan organ tubuh dan panca indra.

2. Sekolah bahasa ibu, 6-12 tahun, anak mengembangkan pikiran, ingatan, dan perasaannya di sekolah dengan menggunakan bahasa daerah / bahasa ibu.

3. Sekolah bahasa latin, 12-18 tahun, anak mengembangkan potensinya terutama daya intelektualnya dengan bahasa asing.

4. Akademi, usia antara 18-24 tahun.

Jean Jeaques Russeau => Fase psikologi perkembangan anak dibagi 4 tahap.

1. Usia 0-2 tahun adalah masa asuhan.

2. Usia 2-12 tahun adalah masa pentingnya pendidikan jasmani dan alat2 indera.

3. Usia 12-15 tahun adalah masa perkembangan pikiran.

4. Usia 15-20 tahun adalah masa pentingnya pendidikan, pembentukan watak, kesusilaan dan pembinaan mental agama.

Psikologi perkembangan berdasarkan Psikologis

Yaitu psikologi perkembangan yang membahas gejala perkembangan jiwa anak dari sudut pandang psikologis (masalah kejiwaan dalam kedudukan yang murni).

Fase pembagian psikologi perkembangan berdasarkan psikologis menurut Oswald Kroh secara ringkas terbagi menjadi:

  1. Masa anak, 0-4 tahun.
  2. Masa keserasian bersekolah, 4-12 tahun.
  3. Masa remaja atau masa kematangan, usia 12-21 tahun.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.